Mulai dengan kesepakatan yang sederhana
Materi kesiapsiagaan keluarga BNPB menyoroti perlunya jalur evakuasi, titik kumpul, pembagian peran, dan latihan. Rencana keluarga tidak harus rumit. Gunakan bahasa yang dipahami anak, orang tua, dan anggota keluarga yang tinggal bersama.
Sebagai rancangan diskusi, tulis siapa yang mendampingi anggota keluarga yang memerlukan bantuan, siapa yang menyimpan kontak penting, dan bagaimana memberi kabar bila anggota keluarga berada di tempat berbeda. Tempat bertemu harus disesuaikan dengan arahan pengelola lingkungan dan situasi bahaya, bukan dipilih hanya karena dekat.
Siapkan tas yang dapat dibawa
BNPB menjelaskan tas siaga sebagai persiapan keluarga untuk menghadapi bencana atau keadaan darurat. Isinya dapat mencakup kebutuhan dasar, dokumen penting yang terlindungi, penerangan, dan obat pribadi sesuai kebutuhan. Imbauan BNPB juga menyebut persiapan kebutuhan darurat untuk tiga hari. Sesuaikan dengan kemampuan membawa dan kebutuhan khusus keluarga.
Latihan membantu menemukan hambatan
Pada simulasi Bawaslu Tangsel 4 Mei 2026, peserta berlatih perlindungan diri dan bergerak ke titik kumpul. Lihat arsip simulasi perkantoran . Kegiatan tersebut adalah contoh latihan, bukan bukti bahwa semua gedung memakai tata cara atau jalur yang sama.
Setelah latihan keluarga, bahas bagian yang membingungkan: apakah ada instruksi yang tidak terdengar, jalur yang sulit dilalui, atau perlengkapan yang terlalu berat. Catat perbaikan dan ulangi saat keadaan aman. Jangan melakukan latihan berisiko tanpa pendamping yang sesuai.
Periksa sumber sebelum meneruskan informasi
Simpan tautan resmi BPBD Tangsel, Pemkot, dan BMKG. Periksa tanggal, lokasi, dan penerbit sebelum membagikan kabar. Arsip pada website ini tidak otomatis menunjukkan kondisi lingkungan Anda. Saat keadaan membahayakan, gunakan layanan pemerintah , bukan kolom komentar atau formulir yang tidak jelas.